BAWASLU KOTA MALANG DORONG PENGUATAN BRANDING MELALUI KOMPETISI KONTEN EDUKATIF
|
Malang – Bawaslu Kota Malang menggelar kegiatan sosialisasi Kompetisi Membelajarkan Bawaslu pada Senin (6/4/2026) yang dilaksanakan secara luring di kantor Bawaslu Kota Malang dan daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat branding kelembagaan sekaligus meningkatkan kualitas edukasi publik melalui konten digital.
Kegiatan dibuka oleh Dewita Hayu Shinta yang menekankan pentingnya pemahaman peserta terhadap modul yang telah disediakan sebagai dasar utama dalam mengikuti kompetisi. Ia menyampaikan bahwa kompetisi ini tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga pada proses pembelajaran dalam menyampaikan informasi kepemiluan secara efektif dan edukatif kepada masyarakat.
Kompetisi Membelajarkan Bawaslu berfokus pada pembuatan konten video yang merepresentasikan kegiatan Bawaslu di tingkat kabupaten/kota. Selain sebagai sarana publikasi program, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat citra Bawaslu di wilayah Jawa Timur melalui penyajian konten yang informatif, kreatif, dan mudah dipahami publik.
Pelaksanaan kompetisi direncanakan berlangsung mulai April hingga Agustus 2026 dengan proses penilaian oleh Bawaslu Provinsi Jawa Timur. Setiap peserta diwajibkan mempresentasikan hasil video yang telah dibuat, termasuk konsep dan narasi yang digunakan, sebagai bagian dari penilaian komprehensif.
Materi teknis disampaikan oleh Wesly Simangunsong bersama Bawaslu Provinsi Jawa Timur. Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa terdapat sembilan cluster tema yang menjadi acuan dalam pembuatan video, mulai dari administrasi dan tata kelola, analisis risiko dan pencegahan, hingga pemanfaatan teknologi digital dan siber dalam pengawasan Pemilu.
Selain itu, peserta diwajibkan mengunggah karya video melalui platform YouTube dan Instagram, yang kemudian akan melalui tahapan seleksi kelayakan tayang serta penilaian kualitas untuk menentukan pemenang. Penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah aspek utama, antara lain kualitas konten, kesesuaian tema, kreativitas, serta efektivitas penyampaian pesan.
Dalam pelaksanaannya, setiap cluster telah memiliki pembagian tugas yang jelas, termasuk penanggung jawab dan peran masing-masing Bawaslu kabupaten/kota sebagai pembuat maupun presenter konten. Hal ini mendorong kolaborasi aktif antar anggota dalam menghasilkan karya yang optimal.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Malang menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan inovasi komunikasi publik yang adaptif terhadap perkembangan digital. Sosialisasi ini diharapkan mampu mendorong seluruh peserta untuk menghasilkan konten video yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga mampu memperkuat peran Bawaslu sebagai lembaga pengawas yang edukatif, transparan, dan dekat dengan masyarakat.
Penulis : Haura Fatimah, Nabila, Aulia Vincencia
Foto : Nabila
Editor : Humas Bawaslu Kota Malang