Lompat ke isi utama

Berita

BAWASLU KOTA MALANG PERKUAT PENGAWASAN PDPB, PASTIKAN DATA PEMILIH MENGIKUTI PERUBAHAN MASYARAKAT

Malang, Bawaslu Kota Malang - Daftar pemilih, bukan sekadar kumpulan nama dalam sebuah sistem. Di balik setiap data terdapat warga yang memiliki hak untuk berpartisipasi dalam proses demokrasi. Karena itu, memastikan data pemilih tetap sesuai kondisi masyarakat menjadi bagian penting dalam pengawasan yang dilakukan Bawaslu Kota Malang melalui Rapat Koordinasi Pengawasan Penyusunan Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan III Tahun 2026 kamis (17/09) lalu. Kegiatan yang berlangsung di Bawaslu Kota Malang tersebut menjadi ruang evaluasi bersama untuk melihat perkembangan data pemilih, membahas temuan hasil pengawasan, dan menyusun langkah tindak lanjut terhadap berbagai persoalan administrasi yang ditemukan. 

Dalam rapat tersebut, Bawaslu bersama pihak terkait melakukan pembahasan terhadap hasil penyandingan data pemilih yang menjadi bagian dari proses pengawasan PDPB. Fokus utama bukan hanya memastikan warga yang memenuhi syarat sudah tercatat, tetapi juga memastikan setiap perubahan data memiliki dasar yang jelas. Data pemilih dapat berubah karena berbagai kondisi, seperti warga yang baru memasuki usia pemilih, perpindahan domisili, perubahan status kependudukan, maupun data administrasi yang perlu diperbarui. Oleh karena itu, proses pengawasan dilakukan secara berkelanjutan agar daftar pemilih tetap mengikuti kondisi masyarakat. 

Salah satu pembahasan penting dalam rapat adalah persoalan data warga yang belum dapat masuk dalam daftar pemilih. Melalui sistem SIDALIH, dilakukan pengecekan terhadap NIK yang belum aktif sehingga proses input data masih menunggu penyelesaian administrasi. Selain itu, terdapat kategori pemilih nonaktif dari Dukcapil yang dapat masuk dalam daftar pemilih baru setelah status NIK kembali aktif. Hal ini menunjukkan bahwa pengawasan data pemilih juga berkaitan erat dengan tertib administrasi kependudukan. 

Proses verifikasi menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas data. Ketika ditemukan data yang belum sesuai, pencocokan dapat dilakukan melalui beberapa elemen identitas seperti nama, NIK, dan tanggal lahir. Untuk data dengan NIK yang belum valid tetapi memiliki kesesuaian nama, pencocokan melalui tanggal lahir dapat menjadi salah satu langkah pemeriksaan melalui SIDALIH. Dalam proses ini, kerja sama antara Bawaslu dan KPU menjadi faktor penting agar perbaikan data dapat berjalan sesuai mekanisme. 

Selain persoalan administrasi, pengawasan PDPB juga mencermati perkembangan pemilih baru, terutama dari kelompok pemilih pemula. Data potensial pemilih diperoleh melalui koordinasi antara Bawaslu Provinsi dengan Dinas Pendidikan yang kemudian diteruskan kepada tingkat kabupaten dan kota. Data tersebut mencakup pelajar SMA, SMK sederajat, hingga pesantren. Kehadiran pemilih pemula menjadi perhatian karena setiap tahun terdapat warga yang mulai memenuhi syarat untuk menggunakan hak pilih. 

Pengawasan PDPB juga membutuhkan koordinasi rutin karena data pemilih bersifat dinamis. Dalam rapat dibahas pentingnya pemantauan berkala agar perubahan data dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti. Selain itu, koordinasi antara Bawaslu, KPU, Dukcapil, dan pihak terkait terus diperkuat untuk menyelesaikan setiap persoalan yang ditemukan selama proses pemutakhiran. 

Melalui rapat koordinasi pengawasan PDPB Triwulan III Tahun 2026, Bawaslu Kota Malang menunjukkan komitmennya dalam memastikan proses pemutakhiran data pemilih berjalan transparan dan sesuai kondisi faktual masyarakat. Setiap data yang masuk, berubah, atau membutuhkan klarifikasi menjadi bagian dari proses pengawasan agar daftar pemilih semakin akurat. Bagi masyarakat, hal ini juga menjadi pengingat bahwa pembaruan administrasi kependudukan memiliki hubungan langsung dengan pemenuhan hak sebagai warga negara. Koordinasi yang berjalan baik antara lembaga menjadi langkah penting untuk menjaga kualitas data pemilih menjelang tahapan berikutnya.

Penulis: Fahmi Alfi Husni
Foto: Afrilia Eka
Editor: Humas Bawaslu Kota Malang