BAWASLU GOES TO SCHOOL DI SMKN 10 MALANG, DORONG SISWA MELEK POLITIK DAN JAGA DEMOKRASI
|
Malang – Bawaslu Kota Malang kembali melaksanakan program Bawaslu Goes to School sebagai bagian dari upaya penguatan pendidikan demokrasi bagi generasi muda. Kegiatan kali ini diselenggarakan pada 12 Mei 2026 bertempat di Aula SMKN 10 Malang dan diikuti oleh siswa-siswi kelas XI dari seluruh jurusan keahlian.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala SMKN 10 Malang, Rudi Trisantoso, S.Pd., M.Pd., beserta jajaran staf guru. Sementara dari Bawaslu Kota Malang hadir Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas, Hasbi Ash Shiddiqy, S.AP., bersama staf sekretariat.
Dalam sambutannya, Kepala SMKN 10 Malang menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Bawaslu Goes to School di lingkungan sekolah. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang pembelajaran penting bagi siswa untuk memahami demokrasi sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara.
Rudi juga menekankan pentingnya membangun karakter generasi muda yang tidak apatis terhadap kondisi sosial dan politik di sekitarnya. Ia berharap para siswa mampu mengambil nilai-nilai positif dari materi yang disampaikan oleh Bawaslu Kota Malang serta turut menjaga keutuhan demokrasi di masa mendatang.
“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk menambah wawasan siswa terkait demokrasi dan kepemiluan. Harapannya, siswa-siswi SMKN 10 Malang dapat menjadi generasi yang peduli, aktif, dan tidak apatis terhadap proses demokrasi,” ujarnya.
Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan cenderamata dari pihak SMKN 10 Malang kepada Bawaslu Kota Malang sebagai bentuk apresiasi dan simbol sinergi dalam penguatan pendidikan demokrasi bagi pelajar.
Memasuki sesi inti, Hasbi Ash Shiddiqy menyampaikan materi mengenai pentingnya peran anak muda dalam menjaga demokrasi dan membangun kesadaran politik yang sehat. Dalam pemaparannya, Hasbi menegaskan bahwa politik tidak selalu identik dengan hal negatif sebagaimana stigma yang berkembang di masyarakat. Menurutnya, politik merupakan bagian penting dalam kehidupan sehari-hari karena berkaitan dengan pengambilan keputusan yang berdampak langsung pada masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa generasi muda memiliki posisi strategis dalam menentukan arah demokrasi ke depan. Oleh karena itu, anak muda perlu memiliki pemahaman politik yang baik, kritis terhadap informasi, serta aktif berpartisipasi dalam kehidupan demokrasi.
“Anak muda tidak boleh apatis terhadap politik. Masa depan demokrasi sangat dipengaruhi oleh bagaimana generasi muda memahami dan terlibat dalam proses demokrasi itu sendiri,” jelas Hasbi.
Selain membahas pentingnya kesadaran politik, Hasbi juga memperkenalkan lembaga penyelenggara Pemilu kepada para siswa, mulai dari KPU, Bawaslu, hingga DKPP beserta tugas dan kewenangannya masing-masing. Ia menekankan bahwa Bawaslu memiliki peran penting dalam melakukan pengawasan terhadap seluruh tahapan Pemilu agar berjalan jujur, adil, dan berintegritas.
Dalam kesempatan tersebut, Hasbi turut mengajak para siswa untuk bijak dalam menggunakan media sosial, terutama menjelang momentum politik. Menurutnya, generasi muda perlu mampu memilah informasi, menghindari penyebaran hoaks, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah persatuan.
“Media sosial memiliki pengaruh besar terhadap cara pandang masyarakat. Karena itu, anak muda harus cerdas dalam menerima informasi dan tidak mudah percaya terhadap berita yang belum terverifikasi,” tambahnya.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para siswa terlihat aktif mengikuti materi yang disampaikan, terutama saat sesi tanya jawab berlangsung. Berbagai pertanyaan mengenai pengawasan Pemilu, peran Bawaslu, hingga fenomena politik di media sosial turut disampaikan oleh peserta.
Sebagai bentuk penguatan pemahaman peserta, kegiatan ditutup dengan sesi kuis interaktif yang berkaitan dengan materi yang telah dipaparkan. Sesi tersebut disambut meriah oleh para siswa dan menjadi sarana edukatif untuk mengingat kembali poin-poin penting yang telah disampaikan selama kegiatan berlangsung.
Melalui kegiatan Bawaslu Goes to School, Bawaslu Kota Malang berharap dapat terus membangun kesadaran demokrasi di kalangan pelajar sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang aktif, kritis, dan memiliki kepedulian terhadap masa depan demokrasi Indonesia.
Penulis dan Foto: Humas Bawaslu Kota Malang
Editor: Humas Bawaslu Kota Malang