Lompat ke isi utama

Berita

BAWASLU KOTA MALANG HADIRI SARASEHAN DPRD JATIM BAHAS EVALUASI DEMOKRASI PASCA PILKADA SERENTAK 2024

Hamdan Akbar Safara (kiri) selaku Anggota Bawaslu Kota Malang menjadi Narasumber dalam Sarasehan DPRD Jatim di Hotel Aria Gajayan kemarin (24/03).

Hamdan Akbar Safara (kiri) selaku Anggota Bawaslu Kota Malang menjadi Narasumber dalam Sarasehan DPRD Jatim di Hotel Aria Gajayana kemarin (24/03).

Malang, Bawaslu Kota Malang berpartisipasi dalam acara sarasehan yang digelar oleh DPRD Provinsi Jawa Timur, membahas evaluasi demokrasi pasca pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024. Acara ini diselenggarakan di Hotel Aria Gajayana Malang dan dihadiri oleh berbagai stakeholder terkait, termasuk anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang, serta perwakilan dari Bawaslu Kota Malang dan organisasi masyarakat sipil.

Sarasehan ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan pilkada serentak yang baru saja selesai, dengan fokus utama pada aspek transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat. Dalam kesempatan ini, Hamdan Akbar Safara selaku Anggota Bawaslu Kota Malang menjadi narasumber dan memberikan pandangan serta masukan terkait pengawasan pemilu, serta tantangan yang dihadapi dalam menjalankan tugas pengawasan selama proses pilkada.

Hamdan menyampaikan bahwa meskipun secara keseluruhan pelaksanaan pilkada berjalan dengan baik, masih terdapat beberapa tantangan yang perlu diperbaiki, terutama terkait dengan pengawasan di daerah-daerah dengan tingkat kerawanan tinggi. "Evaluasi ini sangat penting untuk memastikan bahwa demokrasi kita berjalan dengan baik dan bebas dari praktik-praktik yang merugikan masyarakat. Bawaslu Kota Malang terus berkomitmen untuk memperkuat pengawasan pemilu agar setiap tahapan berjalan sesuai dengan prinsip keadilan dan transparansi," ujarnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Jajuk Rendra Kresna, dalam sambutannya menegaskan pentingnya evaluasi pasca-pilkada untuk memperbaiki sistem penyelenggaraan pemilu di masa depan. "Proses demokrasi yang sehat membutuhkan pengawasan yang ketat dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, kita harus memastikan bahwa setiap pemilu, termasuk pilkada serentak, dapat berjalan dengan adil dan transparan," ungkapnya.

MENJADI NARASUMBER: Hamdan (tengah) bersama Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dan Anggota KPU Kota Malang menjadi Nasarumber dalam sarasehan evaluasi Pilkada Serentak 2024.

Sarasehan ini juga membahas isu-isu penting lainnya, seperti peningkatan kualitas pendidikan pemilih, penguatan sistem pengawasan, serta penyelesaian sengketa pemilu secara efektif. Berbagai masukan dan rekomendasi yang dihasilkan dari sarasehan ini diharapkan dapat menjadi langkah penting dalam memperbaiki kualitas demokrasi di Jawa Timur, serta memastikan bahwa setiap pilkada selanjutnya dapat berjalan dengan lebih baik.

Acara ini diakhiri dengan penegasan komitmen bersama dari semua pihak untuk memperkuat kolaborasi dalam menjaga integritas dan kualitas demokrasi, serta memastikan bahwa proses pemilu di masa depan dapat lebih baik dan lebih dipercaya oleh masyarakat.

Penulis: Julian
Foto: Istimewa
Editor: Humas Bawaslu Kota Malang

Tag
Berita