BAWASLU KOTA MALANG TEKANKAN PENTINGNYA ETIKA DALAM PENGAWASAN PEMILU MELALUI BAWASLU MEMBELAJARKAN
|
Malang – Bawaslu Kota Malang kembali melaksanakan kegiatan Bawaslu Membelajarkan pada 27 April 2026 dengan menghadirkan Galuh Permatasari sebagai pemateri kedua yang membawakan materi terkait Etika Pengawas Pemilu. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dan luring serta diikuti oleh seluruh Pimpinan dan Staf Sekretariat Bawaslu Kota Malang, mahasiswa magang, serta masyarakat.
Dalam pemaparannya, Galuh Permatasari menjelaskan bahwa etika merupakan fondasi utama dalam pelaksanaan tugas pengawasan Pemilu. Secara konseptual, etika tidak hanya dipahami sebagai norma perilaku, tetapi juga sebagai pemikiran kritis dan rasional mengenai nilai baik dan buruk dalam setiap tindakan.
Ia juga menguraikan ruang lingkup etika yang meliputi etika deskriptif, normatif, hingga metaetika, yang menjadi landasan dalam memahami dan menilai perilaku dalam konteks penyelenggaraan Pemilu. Selain itu, disampaikan pula prinsip-prinsip dasar etika universal seperti otonomi, kebaikan, tidak merugikan, dan keadilan sebagai pijakan moral dalam setiap pengambilan keputusan.
Lebih lanjut, Galuh menekankan bahwa dalam konteks demokrasi, etika berperan penting dalam menjaga kualitas penyelenggaraan Pemilu melalui penerapan prinsip partisipasi, akuntabilitas, transparansi, kesetaraan, serta kebebasan berpendapat dan berorganisasi. Etika juga menjadi instrumen strategis dalam membangun kepercayaan publik, mencegah penyalahgunaan kekuasaan, serta memastikan keadilan dan kesetaraan dalam setiap tahapan Pemilu.
Dalam praktiknya, etika pengawas Pemilu diwujudkan melalui nilai-nilai integritas seperti jujur, mandiri, adil, dan akuntabel, serta profesionalitas yang mencakup kepastian hukum, keterbukaan, proporsionalitas, dan aksesibilitas. Pemahaman dan penerapan nilai-nilai tersebut dinilai penting untuk menjaga independensi lembaga serta meningkatkan kualitas pengawasan Pemilu secara menyeluruh.
Kegiatan Bawaslu Membelajarkan ini menjadi salah satu upaya berkelanjutan Bawaslu Kota Malang dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia serta membangun budaya kerja yang berintegritas. Melalui forum ini, diharapkan seluruh peserta dapat memahami dan menginternalisasi nilai-nilai etika sebagai landasan dalam menjalankan tugas pengawasan, sehingga mampu menjaga kepercayaan publik dan mendukung terwujudnya Pemilu yang demokratis, berkeadilan, dan berintegritas.
Penulis dan Foto: Galuh
Editor: Humas Bawaslu Kota Malang