BAWASLU KOTA MALANG TEKANKAN PENTINGNYA MASYARAKAT CERDAS DALAM MEWUJUDKAN DEMOKRASI YANG MATANG
|
Malang – Bawaslu Kota Malang menegaskan bahwa demokrasi yang matang tidak hanya bertumpu pada penyelenggara pemilu yang profesional, tetapi juga pada kecerdasan dan kualitas literasi politik masyarakat. Penegasan ini disampaikan dalam kegiatan Literasi Politik 2025 yang diselenggarakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Malang pada 13 November 2025, di Hotel Trio Indah 2 Malang.
Dalam kegiatan yang dihadiri berbagai elemen pemuda, pelajar, dan komunitas masyarakat tersebut, Bawaslu Kota Malang menghadirkan M. Hanif Fahmi, Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia dan Organisasi, sebagai pemateri utama. Melalui paparannya, Hanif menekankan bahwa kualitas demokrasi sangat dipengaruhi sejauh mana masyarakat mampu memahami proses politik, mengenali hak dan kewajiban sebagai warga negara, serta berpartisipasi secara aktif dan kritis dalam setiap tahapan pemilu.
Hanif menjelaskan bahwa literasi politik menjadi fondasi penting untuk mencegah distorsi informasi, maraknya hoaks, serta praktik politik yang tidak sehat. Ia menyampaikan bahwa pemilih yang cerdas cenderung lebih rasional dalam menentukan pilihan, mampu menilai rekam jejak kandidat, serta tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang menyesatkan. “Demokrasi tidak hanya hidup dari aturan, tetapi juga dari masyarakat yang melek politik dan memiliki integritas dalam berpartisipasi,” ujarnya.
Kegiatan Literasi Politik 2025 ini menjadi ruang edukasi yang bertujuan memperkuat pemahaman publik terhadap mekanisme demokrasi serta mengajak masyarakat untuk mengambil peran aktif dalam mengawal proses pemilu yang jujur dan berintegritas. Bawaslu Kota Malang menilai bahwa kolaborasi dengan Bakesbangpol merupakan upaya strategis untuk memperluas jangkauan edukasi politik hingga ke seluruh lapisan masyarakat.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan masyarakat Kota Malang semakin siap menghadapi dinamika politik ke depan, sekaligus mampu menjadi bagian dari terciptanya demokrasi yang matang, sehat, dan berkelanjutan. Bawaslu Kota Malang menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam berbagai ruang literasi publik sebagai bagian dari tanggung jawab pengawasan partisipatif.
Penulis dan Foto: Yulian Adi Kurniawan
Editor: Humas Bawaslu Kota Malang