GENERASI MUDA MELEK POLITIK: M. HASBI TEKANKAN PENTINGNYA KEPUTUSAN, BUKAN SEKADAR PILIHAN
|
MALANG, Bawaslu Kota Malang – Pesan kuat mengenai pentingnya kedewasaan berpolitik kembali digaungkan Bawaslu Kota Malang dalam kegiatan Literasi Politik 2025 yang diselenggarakan Bakesbangpol Kota Malang pada 14 Agustus 2025 di Hotel Trio Indah 2, Malang. Dalam forum yang diikuti perwakilan siswa SMA, SMK, dan MA se-Kota Malang itu, M. Hasbi, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Kota Malang, memberikan pemahaman mendasar tentang hakikat politik bagi generasi muda.
Di hadapan puluhan peserta, Hasbi menekankan bahwa politik tidak boleh dipandang sempit sebagai ajang memilih kandidat atau sekadar mengikuti momentum pemilu. “Politik itu sebuah keputusan, bukan sekadar pilihan,” tegasnya. Menurut Hasbi, setiap tindakan politik mengandung konsekuensi moral dan masa depan, sehingga generasi muda perlu memahami bahwa keputusan yang mereka ambil akan memengaruhi arah bangsa dalam jangka panjang.
Hasbi menuturkan bahwa pemilih pemula memiliki peran strategis dalam membentuk kultur demokrasi yang lebih baik. Melalui literasi politik, para pelajar diharapkan tidak hanya memahami mekanisme pemilu, tetapi juga mampu menilai dampak setiap keputusan politik dengan kacamata kritis dan bertanggung jawab. “Sebuah keputusan politik harus lahir dari kesadaran, pengetahuan, dan kejujuran. Ketika generasi muda memahami ini, mereka tidak mudah dipengaruhi informasi menyesatkan dan tidak tergoda praktik politik yang tidak sehat,” jelasnya.
Pada sesi dialog, Hasbi juga mengajak peserta untuk memahami bahwa politik bukan ruang yang harus ditakuti. Justru, politik adalah wadah untuk memperjuangkan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat. Ia menekankan bahwa keputusan-keputusan yang diambil hari ini, baik melalui partisipasi dalam pemilu maupun dalam aktivitas sosial sehari-hari, akan membentuk kualitas demokrasi Kota Malang ke depan. “Dengan memahami politik sebagai keputusan, kita belajar bertanggung jawab. Kita belajar bahwa setiap suara punya nilai, dan setiap keputusan membawa perubahan,” tambahnya.
Kegiatan Literasi Politik 2025 ini menjadi ruang pembelajaran penting bagi pelajar dari berbagai sekolah di Kota Malang. Mereka tidak hanya mendapatkan pemahaman akademik tentang demokrasi, tetapi juga motivasi untuk terlibat aktif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kerja sama antara Bakesbangpol dan Bawaslu Kota Malang ini diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai integritas dan kesadaran politik sejak dini.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Bawaslu Kota Malang menegaskan komitmennya untuk terus mendorong hadirnya generasi pemilih muda yang cerdas, kritis, dan berintegritas. Sebab, masa depan demokrasi tidak hanya ditentukan oleh penyelenggara dan peserta pemilu, tetapi juga oleh keputusan bijak dari mereka yang kini mulai mengenal dunia politik sejak bangku sekolah.
Penulis dan Foto: Yulian Adi Kurniawan
Editor: Humas Bawaslu Kota Malang