Lompat ke isi utama

Berita

“POLITIK ADALAH KOMITMEN MENGUBAH DUNIA”: PESAN INSPIRATIF KETUA BAWASLU KOTA MALANG DI LITERASI POLITIK 2025

Ketua Bawaslu Kota Malang, M. Arifudin (tengah) berswafoto bersama seluruh peserta Literasi Politik 2025 hari ini (30/10).

Ketua Bawaslu Kota Malang, M. Arifudin (tengah) berswafoto bersama seluruh peserta Literasi Politik 2025 hari ini (30/10).

MALANG – Bawaslu Kota Malang kembali menyalakan semangat nilai-nilai luhur demokrasi melalui pesan inspiratif yang disampaikan dalam kegiatan Literasi Politik 2025 yang digelar oleh Bakesbangpol Kota Malang pada 30 Oktober 2025 di Hotel Trio Indah 2, Malang. Dalam forum yang dihadiri pemuda, pelajar, mahasiswa, dan berbagai unsur masyarakat tersebut, Ketua Bawaslu Kota Malang M. Arifudin tampil sebagai narasumber dan menyampaikan pesan kuat tentang makna politik yang sesungguhnya.

Di hadapan peserta, Arifudin menegaskan bahwa politik bukan ruang yang semata berisi perebutan kekuasaan seperti yang sering dipersepsikan publik. Menurutnya, politik merupakan tempat di mana komitmen moral, keberanian bertindak, dan keinginan untuk menciptakan perubahan nyata harus dijunjung tinggi. “Politik adalah tempat untuk berkomitmen dalam mengubah dunia. Di dalamnya terkandung tanggung jawab besar untuk menghadirkan kebaikan, bukan sekadar kompetisi,” ujarnya dengan tegas.

Arifudin menjelaskan bahwa sejarah peradaban dunia menunjukkan bagaimana perubahan besar lahir dari keberanian orang-orang yang mau berdiri di arena politik dengan nilai dan komitmen yang kuat. Ia mengajak generasi muda untuk tidak takut masuk dalam ruang politik yang bersih dan berintegritas, serta tidak terjebak pada stigma negatif yang kerap menutupi hakikat politik yang sebenarnya. “Jika orang baik menjauh dari politik, maka ruang itu akan dikuasai oleh mereka yang tidak memiliki komitmen moral. Karena itu, keterlibatan masyarakat cerdas dan berintegritas sangat dibutuhkan,” katanya.

Kegiatan Literasi Politik 2025 ini dirancang untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap demokrasi yang sehat dan bermartabat. Melalui forum ini, peserta mendapatkan penjelasan tidak hanya mengenai prosedur kepemiluan, tetapi juga nilai filosofis yang melandasi pentingnya partisipasi publik dalam mengawal negara. Arifudin mengingatkan bahwa setiap warga negara memiliki peran penting dalam menentukan arah bangsa, baik melalui suara yang diberikan saat pemilu maupun melalui tindakan sehari-hari dalam menjaga etika demokrasi.

Bawaslu Kota Malang menilai bahwa literasi politik harus mampu membangkitkan kesadaran bahwa demokrasi yang matang lahir dari masyarakat yang kritis, peduli, dan memahami bahwa suara mereka memiliki kekuatan besar. Dengan memahami esensi politik sebagai ruang pengabdian, diharapkan lahir generasi yang tidak hanya cerdas dalam menentukan pilihan, tetapi juga berani berdiri untuk nilai-nilai kebenaran dan keadilan.

Melalui kolaborasi dengan Bakesbangpol Kota Malang, Bawaslu Kota Malang terus berkomitmen menghadirkan ruang-ruang dialog inspiratif seperti ini, agar masyarakat—khususnya generasi muda—menyadari bahwa perubahan besar dimulai dari kesadaran kecil: bahwa politik bukan hal yang harus dijauhi, melainkan ruang yang harus diisi oleh mereka yang ingin melihat dunia menjadi lebih baik.

Penulis dan Foto: Yulian Adi Kurniawan
Editor: Humas Bawaslu Kota Malang