Lompat ke isi utama

Berita

BAWASLU KOTA MALANG JAJAKI KERJA SAMA STRATEGIS DENGAN UNIVERSITAS WASKITA DHARMA

KOMITMEN Jajaran Bawaslu Kota Malang dan Universitas Waskita Dharma berfoto bersama usai melaksanakan audiensi penjajakan kerja sama sebagai langkah awal kolaborasi strategis.

KOMITMEN Jajaran Bawaslu Kota Malang dan Universitas Waskita Dharma berfoto bersama usai melaksanakan audiensi penjajakan kerja sama sebagai langkah awal kolaborasi strategis.

Malang, Universitas Waskita Dharma – Bawaslu Kota Malang melaksanakan audiensi penjajakan kerja sama dengan Universitas Waskita Dharma pada 20 Februari 2026 pukul 13.00 WIB bertempat di kampus Universitas Waskita Dharma. Audiensi ini menjadi tindak lanjut atas surat bernomor 10/HM.02.04/K.JI-34/02/2026 terkait rencana kolaborasi kelembagaan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Bidang Kerja Sama Universitas Waskita Dharma, Dr. Indiati, M.Hum, serta Koordinator Divisi Pencegahan, Pengawasan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kota Malang, Hasbi Ash Shiddiqy, S.AP, beserta jajaran staf Divisi P2H Bawaslu Kota Malang.

Dalam pertemuan tersebut, pihak Universitas Waskita Dharma menyampaikan komitmennya untuk mendalami bentuk kerja sama yang akan dijalin sebelum dituangkan dalam dokumen resmi MoU/MoA/IA. Dr. Indiati menyampaikan bahwa pihak kampus ingin memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai ruang lingkup kolaborasi agar kerja sama yang dibangun bersifat aplikatif dan berkelanjutan.

“Pada prinsipnya kami terbuka untuk menjalin kerja sama dengan Bawaslu Kota Malang. Namun, kami ingin memperoleh gambaran yang komprehensif terkait ruang lingkup dan bentuk kegiatan yang akan dilaksanakan agar kolaborasi ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar aplikatif dan berkelanjutan,” ujarnya.

KOLABORASI Pembahasan ruang lingkup kerja sama yang aplikatif dan berkelanjutan untuk mendukung penguatan demokrasi.
KOLABORASI Pembahasan ruang lingkup kerja sama yang aplikatif dan berkelanjutan untuk mendukung penguatan demokrasi.

Menanggapi hal tersebut, Hasbi Ash Shiddiqy menjelaskan sejumlah poin strategis yang menjadi fokus Bawaslu Kota Malang. Di antaranya adalah pembukaan akses magang bagi mahasiswa, baik melalui skema MBKM maupun magang mandiri, guna memberikan pengalaman praktik pengawasan kepemiluan secara langsung. Selain itu, kerja sama juga diarahkan pada dukungan verifikasi data lulusan sebagai upaya preventif dalam mengantisipasi persoalan administrasi pencalonan pada Pemilu dan Pilkada.

“Kami berharap sinergi ini dapat membuka ruang magang bagi mahasiswa, mendukung verifikasi data lulusan sebagai langkah preventif dalam tahapan pencalonan, serta berkolaborasi dalam pengawalan pemilih pindah memilih. Meski tidak dalam tahapan Pemilu atau Pilkada, Bawaslu Kota Malang tetap melaksanakan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan dan konsolidasi demokrasi secara berkesinambungan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bawaslu Kota Malang juga mendorong kolaborasi dalam pengawalan pemilih pindah memilih, mengingat Kota Malang sebagai kota pendidikan memiliki mobilitas mahasiswa yang tinggi. Hasbi menegaskan bahwa meskipun tidak sedang dalam tahapan Pemilu atau Pilkada, Bawaslu Kota Malang tetap aktif melaksanakan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) serta konsolidasi demokrasi sebagai bagian dari tugas pengawasan berkelanjutan.

Selain aspek teknis, kerja sama ini juga diharapkan membuka ruang sosialisasi dan pendidikan pengawasan partisipatif bagi mahasiswa Universitas Waskita Dharma. Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi penguatan demokrasi melalui peningkatan literasi politik di kalangan generasi muda.

Menutup audiensi, Universitas Waskita Dharma menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi kegiatan dalam bentuk kuliah umum yang dapat dijadwalkan setelah penandatanganan dokumen kerja sama. Proses finalisasi draft MoU/MoA/IA akan dikomunikasikan lebih lanjut oleh kedua belah pihak.

Audiensi ini menjadi langkah awal penguatan sinergi antara Bawaslu Kota Malang dan perguruan tinggi dalam mendorong partisipasi aktif masyarakat serta memperkuat ekosistem demokrasi yang transparan dan akuntabel.

Penulis : Galuh Permatasari

Foto: Galuh Permatasari

Editor: Humas Bawaslu Kota Malang