BAWASLU MEMBELAJARKAN: PERKUAT KOMUNIKASI STRATEGIS DAN HUBUNGAN MASYARAKAT
|
Malang, Bawaslu Kota Malang — Bawaslu Kota Malang kembali melaksanakan program “Bawaslu Membelajarkan” sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas dan kompetensi jajaran pengawas pemilu. Edisi kali ini mengangkat tema “Komunikasi Strategis dan Hubungan Masyarakat”, yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat, 21 Agustus 2026.
Kegiatan menghadirkan M. Hasbi Ash Shiddiqy, Koordinator Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Kota Malang, sebagai narasumber. Pembelajaran diarahkan untuk memperkuat pemahaman jajaran Bawaslu mengenai pentingnya komunikasi yang terencana, terarah, dan berorientasi pada tujuan kelembagaan.
Dalam materi pembelajaran, komunikasi strategis dipahami sebagai proses komunikasi yang dirancang secara terencana dan terukur untuk mendukung pencapaian tujuan organisasi. Dalam konteks Bawaslu, komunikasi strategis memiliki peran penting dalam memperkuat koordinasi internal, membangun kepercayaan publik, serta menjaga transparansi dalam pelaksanaan pengawasan pemilu.
Pembahasan juga menempatkan hubungan masyarakat atau humas sebagai fungsi strategis yang menjembatani komunikasi antara lembaga dengan publik, baik internal maupun eksternal. Humas tidak hanya berkaitan dengan publikasi kegiatan, tetapi juga mencakup pengelolaan komunikasi, reputasi, citra, hubungan dengan media, serta manajemen isu dan krisis komunikasi.
Melalui pembelajaran tersebut, jajaran Bawaslu didorong untuk tidak sekadar menyampaikan informasi, tetapi mampu menyusun pesan yang sesuai dengan kebutuhan publik. Proses komunikasi perlu diawali dengan analisis situasi dan audiens, penentuan tujuan, perumusan pesan utama, pemilihan media yang tepat, hingga evaluasi terhadap efektivitas komunikasi.
Penguatan kemampuan komunikasi menjadi semakin penting di tengah perkembangan media digital dan keterbukaan informasi. Bawaslu dituntut mampu menyampaikan informasi pengawasan secara akurat, terbuka, berimbang, dan bertanggung jawab, sekaligus membangun hubungan yang positif dengan masyarakat dan pemangku kepentingan.
Program Bawaslu Membelajarkan sendiri dirancang sebagai pembelajaran berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia Bawaslu. Pembelajaran tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori dan regulasi, tetapi juga mendorong peserta merefleksikan pengalaman lapangan dan mengembangkan keterampilan yang dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas pengawasan.
Melalui tema komunikasi strategis dan hubungan masyarakat, Bawaslu Kota Malang menegaskan pentingnya komunikasi sebagai bagian dari kerja pengawasan. Komunikasi yang profesional, transparan, berintegritas, dan berbasis kebutuhan publik diharapkan dapat memperkuat kredibilitas lembaga sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu.
Penulis dan Foto: Humas Bawaslu Kota Malang
Editor: Humas Bawaslu Kota Malang