BAWASLU MEMBELAJARKAN: PERKUAT MANAJEMEN PERUBAHAN DAN KEPEMIMPINAN TIM PENGAWAS PEMILU
|
Malang – Bawaslu Kota Malang kembali menghadirkan Bawaslu Membelajarkan sebagai ruang berbagi pengetahuan dan penguatan kapasitas pengawasan. Memasuki edisi ke-12, kegiatan yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat (31/7/2026) ini mengangkat tema “Manajemen Perubahan dan Kepemimpinan Tim untuk Pengawas Pemilu yang Efektif.”
Hadir sebagai narasumber, Wiwiek Aprijanti T. Agan, SE, Kepala Subbagian Pengawasan Bawaslu Kota Malang. Dalam pemaparannya, Wiwiek menekankan pentingnya kemampuan pengawas Pemilu dalam menghadapi perubahan, membangun kepemimpinan yang adaptif, serta menjaga soliditas tim di tengah dinamika pengawasan.
Menurut materi yang disampaikan, kepemimpinan dalam pengawasan Pemilu tidak dapat diterapkan dengan satu pendekatan yang sama pada setiap kondisi. Seorang pemimpin perlu memahami berbagai gaya kepemimpinan, mulai dari otoriter yang menekankan ketegasan dalam pengambilan keputusan, demokratis yang melibatkan tim dalam diskusi, transformasional yang mampu memberi inspirasi dan motivasi, hingga situasional yang menyesuaikan pendekatan dengan kebutuhan tim.
Selain gaya kepemimpinan, seorang pemimpin dalam tim pengawasan juga memiliki sejumlah peran strategis. Pemimpin dituntut mampu menjadi koordinator dalam mengatur pembagian tugas dan sumber daya, menjadi motivator yang memberikan energi positif, sekaligus menjadi mentor dalam mengembangkan kemampuan anggota tim.
Di sisi lain, ketegasan juga menjadi bagian penting dalam kepemimpinan pengawasan. Pemimpin harus mampu mengambil keputusan ketika menghadapi situasi yang membutuhkan langkah cepat dan tepat, serta menjadi teladan dalam menjaga etika dan kepatuhan terhadap aturan bagi seluruh jajaran pengawas Pemilu.
Pembahasan tersebut menjadi semakin relevan seiring dengan dinamika penyelenggaraan Pemilu yang terus berkembang. Pengawas Pemilu tidak hanya membutuhkan pemahaman terhadap regulasi, tetapi juga kesiapan organisasi dan kemampuan bekerja secara kolaboratif untuk merespons perubahan yang terjadi.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Bawaslu Kota Malang dalam membangun kesiapan pengawas menghadapi perubahan dan dinamika Pemilu, memperkuat kepemimpinan dan kolaborasi dalam tim pengawasan, serta mendorong evaluasi dan perbaikan secara berkelanjutan.
Melalui Bawaslu Membelajarkan, Bawaslu Kota Malang terus mendorong terciptanya budaya belajar di lingkungan pengawasan Pemilu. Forum ini menjadi ruang untuk memperluas pengetahuan, bertukar pengalaman, dan memperkuat kapasitas sumber daya manusia agar mampu menjalankan fungsi pengawasan secara profesional, adaptif, dan efektif.
Penguatan kapasitas tersebut juga menjadi bagian dari kesiapan Bawaslu Kota Malang dalam menghadapi dinamika pengawasan menuju Pemilu 2029. Dengan kepemimpinan yang kuat, kemampuan beradaptasi terhadap perubahan, serta kolaborasi tim yang solid, pengawasan Pemilu diharapkan semakin mampu menjawab tantangan penyelenggaraan demokrasi ke depan.
Penulis dan Foto: Humas Bawaslu Kota Malang
Editor: Humas Bawaslu Kota Malang