Lompat ke isi utama

Berita

BAWASLU KOTA MALANG DORONG GENERASI MUDA JADI PILAR DEMOKRASI DALAM SISTEM PEMILU

DIALOG Ketua Bawaslu Kota Malang, Mochamad Arifudin, berdiskusi bersama mahasiswa Universitas Brawijaya dalam kegiatan Konsolidasi Demokrasi bertema “Generasi Muda sebagai Pilar Demokrasi dalam Sistem Pemilu” di Kantor Bawaslu Kota Malang.

DIALOG Ketua Bawaslu Kota Malang, Mochamad Arifudin, berdiskusi bersama mahasiswa Universitas Brawijaya dalam kegiatan Konsolidasi Demokrasi bertema “Generasi Muda sebagai Pilar Demokrasi dalam Sistem Pemilu” di Kantor Bawaslu Kota Malang.

Malang – Bawaslu Kota Malang melaksanakan kegiatan Konsolidasi Demokrasi bersama mahasiswa Universitas Brawijaya dengan mengangkat tema “Generasi Muda sebagai Pilar Demokrasi dalam Sistem Pemilu”, pada 20 April 2026 di Kantor Bawaslu Kota Malang. Kegiatan ini menjadi ruang dialog untuk memperkuat kesadaran politik dan kepemiluan di kalangan generasi muda.

Ketua Bawaslu Kota Malang, Mochamad Arifudin, terlibat langsung dalam diskusi bersama mahasiswa. Kegiatan ini sebagai bagian dari upaya Bawaslu Kota Malang memperluas pendidikan demokrasi dan membangun keterlibatan generasi muda dalam pengawasan Pemilu.

Dalam diskusi, generasi muda didorong untuk memiliki pemahaman yang lebih kuat terhadap politik dan kepemiluan. Mahasiswa juga diharapkan tidak hanya menjadi pemilih, tetapi mampu mengambil peran aktif dalam pengawasan serta edukasi Pemilu di lingkungan sekitarnya.

Hasil kegiatan menekankan tiga hal utama, yakni peningkatan kesadaran politik dan kepemiluan generasi muda, penguatan partisipasi aktif mahasiswa dalam pengawasan dan edukasi Pemilu, serta pemanfaatan media digital untuk membangun demokrasi yang sehat.

Pemanfaatan ruang digital menjadi bagian penting dalam mendorong keterlibatan anak muda. Dengan karakter generasi yang dekat dengan teknologi dan media sosial, partisipasi mereka diharapkan dapat memperluas penyebaran informasi kepemiluan sekaligus menumbuhkan budaya demokrasi yang kritis dan bertanggung jawab.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan Bawaslu Kota Malang menuju pengawasan Pemilu Tahun 2029. Bawaslu terus mendorong partisipasi masyarakat serta memperkuat kemitraan dengan berbagai kelompok, termasuk kalangan mahasiswa, untuk menghadirkan Pemilu yang partisipatif, jujur, adil, dan berintegritas.

Melalui Konsolidasi Demokrasi bersama mahasiswa Universitas Brawijaya, Bawaslu Kota Malang menegaskan bahwa generasi muda memiliki posisi strategis dalam menjaga keberlanjutan demokrasi. Suara, gagasan, dan partisipasi mereka menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem Pemilu dan pengawasan partisipatif di masa mendatang.

Penulis dan Foto: Humas Bawaslu Kota Malang
Editor: Humas Bawaslu Kota Malang