Lompat ke isi utama

Berita

BAWASLU KOTA MALANG DORONG PENGUATAN DEMOKRASI SUBSTANSIAL BERSAMA CIVITAS AKADEMIKA UM

DIALOG Ketua Bawaslu Kota Malang bersama civitas akademika Universitas Negeri Malang berdiskusi mengenai demokrasi substansial dalam kegiatan Konsolidasi Demokrasi sebagai upaya memperkuat partisipasi dan pemahaman publik terhadap pengawasan Pemilu.

DIALOG Ketua Bawaslu Kota Malang bersama civitas akademika Universitas Negeri Malang berdiskusi mengenai demokrasi substansial dalam kegiatan Konsolidasi Demokrasi sebagai upaya memperkuat partisipasi dan pemahaman publik terhadap pengawasan Pemilu.

Malang – Bawaslu Kota Malang melaksanakan kegiatan Konsolidasi Demokrasi dengan mengangkat tema Demokrasi Substansial bersama civitas akademika Universitas Negeri Malang, Kamis (5/2/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog untuk memperkuat pemahaman mengenai demokrasi sekaligus membangun kolaborasi dengan kalangan akademisi dan mahasiswa.

Kegiatan berlangsung di Universitas Negeri Malang pada pukul 13.00 hingga 15.00 WIB dan dihadiri oleh Ketua Bawaslu Kota Malang, Muhammad Arifudin S.Hum, bersama mahasiswa Universitas Negeri Malang dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang.

Forum ini menjadi bagian dari upaya Bawaslu Kota Malang dalam mempersiapkan pengawasan menuju Pemilu Tahun 2029. Dalam pelaksanaan tugas pencegahan, Bawaslu terus mendorong identifikasi potensi kerawanan, pencegahan pelanggaran, serta peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu.

KOLABORASI Bawaslu Kota Malang membuka ruang pertukaran gagasan bersama akademisi dan mahasiswa Universitas Negeri Malang dalam forum Konsolidasi Demokrasi, Kamis (5/2/2026), sebagai bagian dari penguatan kemitraan menuju pengawasan Pemilu yang partisipatif dan berintegritas.

Pembahasan mengenai demokrasi substansial juga sejalan dengan arah strategis Bawaslu dalam memperkuat kemitraan pengawasan dengan masyarakat sipil dan pemangku kepentingan. Melalui ruang diskusi bersama akademisi dan mahasiswa, Bawaslu Kota Malang membuka ruang pertukaran gagasan sebagai bagian dari penguatan kualitas demokrasi yang partisipatif, jujur, dan adil.

Keterlibatan lingkungan perguruan tinggi menjadi penting karena kampus merupakan salah satu ruang strategis dalam membangun kesadaran kritis dan partisipasi publik. Melalui Konsolidasi Demokrasi ini, Bawaslu Kota Malang terus memperluas jejaring kolaborasi sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga integritas demokrasi.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Bawaslu Kota Malang untuk tidak hanya hadir pada tahapan Pemilu, tetapi juga terus membangun komunikasi dan pendidikan demokrasi bersama berbagai elemen masyarakat sebagai bagian dari persiapan pengawasan Pemilu mendatang.

Penulis dan Foto: Humas Bawaslu Kota Malang
Editor: Humas Bawaslu Kota Malang