BAWASLU KOTA MALANG PERKUAT KONSOLIDASI DEMOKRASI BERSAMA PPP, SOROTI PENCEGAHAN POLITIK UANG
|
Malang – Bawaslu Kota Malang melaksanakan kegiatan Konsolidasi Demokrasi bersama jajaran Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Malang, Rabu (4/2/2026), di Kantor PPP Kota Malang. Pertemuan tersebut mengangkat isu politik uang sebagai bagian dari upaya pencegahan pelanggaran Pemilu sekaligus penguatan komunikasi dengan pemangku kepentingan.
Kegiatan berlangsung pukul 13.00 hingga 15.00 WIB dan diikuti oleh Anggota Bawaslu Kota Malang bersama anggota PPP Kota Malang. Sebanyak 20 peserta hadir dalam forum tersebut, dengan Anggota Bawaslu Kota Malang, Iwan Sunaryo, S.H., melaksanakan tugas dalam kegiatan konsolidasi tersebut.
Konsolidasi Demokrasi ini menjadi bagian dari langkah Bawaslu Kota Malang dalam mempersiapkan pengawasan menuju Pemilu Tahun 2029. Dalam kerangka pencegahan, Bawaslu memiliki tugas untuk mengidentifikasi dan memetakan potensi kerawanan serta pelanggaran Pemilu, sekaligus mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengawasan.
Isu politik uang menjadi salah satu perhatian penting dalam penguatan demokrasi karena berkaitan langsung dengan integritas proses Pemilu. Melalui ruang dialog bersama partai politik, Bawaslu Kota Malang terus membangun komunikasi kelembagaan dan memperkuat pemahaman bersama mengenai pentingnya pencegahan pelanggaran sejak dini.
Langkah tersebut juga sejalan dengan arah strategis Bawaslu untuk memperkuat kemitraan pengawasan Pemilu bersama masyarakat sipil dan pemangku kepentingan dalam menghadirkan Pemilu yang partisipatif, jujur, dan adil.
Melalui Konsolidasi Demokrasi bersama PPP Kota Malang, Bawaslu Kota Malang menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang komunikasi dengan peserta Pemilu. Kolaborasi yang dibangun diharapkan dapat memperkuat kesadaran bersama dalam mencegah praktik politik uang serta menjaga kualitas dan integritas demokrasi menuju penyelenggaraan Pemilu berikutnya.
Penulis dan Foto: Humas Bawaslu Kota Malang
Editor: Humas Bawaslu Kota Malang